Selama ini mungkin kita hanya mengetahui bahwa Rasulullah atau Islam
identik dengan warna hijau. Sebenarnya apa warna-warna favorit
Rasulullah Muhammad saw?
Annas bin Malik mengatakan, “Warna yang paling disukai oleh
Rasulullah saw adalah hijau.” Namun selain itu Rasul juga ternyata
menyukai warna putih. Ada juga keterangan bahwa Nabi Muhammad saw pernah
memakai pakaian berwarna hitam, merah hati, abu-abu dan warna campuran.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumiddin berkata : ” Yang amat disukai oleh Nabi saw ialah warna putih.”
Ibnu Hajjar dalam Tanbih Al Akhbar mengatakan: “Pada hari raya kami
disuruh memakai pakaian berwarna hijau karena warna hijau lebih utama.
Adapun warna hijau adalah afdhal daripada warna lainnya, sesudah putih.”
Ibnu Ady meriwayatkan dari Jabir r.a yang berkata: “Aku pernah
melihat Nabi saw memakai serban hitam yang dipakainya pada hari raya…”
Al Baihaqi meriwayatkan hadis dari Jabir r.a katanya : “Pernah
Rasulullah saw berpakaian yang bercorak merah pada dua hari raya dan
pada hari Jumat.”
Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. dia berkata : “Pernah
Nabi saw keluar dengan kepala yang dibalut sehelai kain yang berwarna
abu-abu.”
Imam Bukhari meriwayatkan hadis dari Anas r.a, beliau pernah melihat :
“Nabi saw menutup kepalanya dengan kain biasa yang bercorak-corak
warnanya.”
sumber : www.eramuslim.com
Mendengar atau melihat kata 'amanah'... sebagian kawan-kawan yang sedang 'menanti' sesuatu yang tak kunjung berdering di #3355 sudah ane bayangin kalo apa yang ada dalam pikiran dan bayangan ente tak terlepas dari IA1. Sebuah bisnis investasi yang sangat fenomenal menyeruak di tengah-tengah hingar bingarnya BO yang sedang lesu karena banyaknya investasi 'bodong' yang macet alias scam.
Menurut MSS sang owner IA1 yang ketika itu 'bertekad' memberantas BO-BO scam yang tak mau membayar modal plus profit member, dengan slogan "High Return Low Risk" akhirnya dalam waktu singkat membius para investor di dunia BO khususnya dari group FKIPOI.
Terus terang ane yang notabene sering 'mengintip' forum FKIPOI pun 'terjerumus' dalam lembah 'kenikmatan' yang ditawarkan ini. Siapa sich yang gak tergiur dengan profit yang fantastis dalam waktu singkat? hehee... apalagi sebelumnya telah mengalami pengalaman pahit dalam dunia investasi forex. Itung-itung buat mengembalikan modal yang tak kembali... :)
Satu dua bulan ane juga merasakan profit yang meluncur tanpa hambatan ke rekening ane. Walau ketika itu masih sangat minim namun terus terang ane punya hayalan... seandainya modalnya besar... wooww.. pasti profitnya lebih besar lagi nih... ^_^. Sehingga tanpa terasa angan ini sudah berada dalam lorong waktu masa depan yang sukses. Dengan profit yang akan ane dapetin... hmm... ane bisa jadi seorang pengusaha atau seorang trader dengan modal besar.... :)
Kini... satu tahun telah berlalu... sebuah harapan yang belum juga menjadi kenyataan... dan masih dalam sebuah impian. Akankan berakhir dengan indah seperti yang digambarkan oleh beberapa orang optimeser... atau akan berakhir dengan sebuah keterpurukan.... Wallahu a'lam...
Ane hanya merasa heran... Ketika adanya tim-tim yang bermunculan yang membuat bingung dan simpang siur info-info yang beredar... Apalah itu namanya... mulai dari TI, PKK, dll... dan terakhir... PAKBOLI... (hehee... jadi inget lagunya Sule.... bola boli.... :p) ane gak kenal mereka semua.... dan tak mau tau siapa mereka.... Satu sama lain merasa lebih valid dari yang lain... sementara... tak ada satupun solusi sampai saat ini walau katanya telah masuk ke ranah hukum dan politik... dan tengah ditangani oleh salah seorang wakli ketua DPD RI.
Ibarat pepatah.... ane dah terlanjur basah... ketika ane menyatakan keoptimisan... koq bisa.? Banyak pertanyaan... apa dasar keoptimisan ente?... Ane jawab, ane optimis... karena ane gak pesimis... hahahaa... masalah buat loe?? Dasar keoptimisan ane adalah karena pertama ane pengen uang ane kembali... dan segera dicairkan... walau dalam hati kecil ane.... MUNGKINKAH??? (by andre stinky... :))
Kedua, Ane gak mau menjadi seorang yang pesimis... lanjut menghujat sana sini... dengan kata-kata kotor dan membuat hati ini menjadi kotor... jadi inget apa kata Aa Gym... Teko isi kopi akan keluar kopi, dan teko isi susu akan keluar susu... begitulah hati kita juga... ketika hati kita bersih, perkataan yang keluar dari mulur kita juga insya Allah yang baik-baik... tetapi ketika hati kita kotor, maka yang keluar kata-kata kotor dan kebun binatang... Padahal dengan hujatan dan menebarkan aib... pun tak dapat mengatasi masalah kita...
Ketiga, Rezeki datangnya hanya dari Allah... bukan dari MSS dan timnya... kalaupun bisa cair.... mereka hanyalah perantara rezeki yang dititipkan Allah kepada kita... Jadi serahkan semuanya hanya kepada Allah....
Menurut MSS sang owner IA1 yang ketika itu 'bertekad' memberantas BO-BO scam yang tak mau membayar modal plus profit member, dengan slogan "High Return Low Risk" akhirnya dalam waktu singkat membius para investor di dunia BO khususnya dari group FKIPOI.
Terus terang ane yang notabene sering 'mengintip' forum FKIPOI pun 'terjerumus' dalam lembah 'kenikmatan' yang ditawarkan ini. Siapa sich yang gak tergiur dengan profit yang fantastis dalam waktu singkat? hehee... apalagi sebelumnya telah mengalami pengalaman pahit dalam dunia investasi forex. Itung-itung buat mengembalikan modal yang tak kembali... :)
Satu dua bulan ane juga merasakan profit yang meluncur tanpa hambatan ke rekening ane. Walau ketika itu masih sangat minim namun terus terang ane punya hayalan... seandainya modalnya besar... wooww.. pasti profitnya lebih besar lagi nih... ^_^. Sehingga tanpa terasa angan ini sudah berada dalam lorong waktu masa depan yang sukses. Dengan profit yang akan ane dapetin... hmm... ane bisa jadi seorang pengusaha atau seorang trader dengan modal besar.... :)
Kini... satu tahun telah berlalu... sebuah harapan yang belum juga menjadi kenyataan... dan masih dalam sebuah impian. Akankan berakhir dengan indah seperti yang digambarkan oleh beberapa orang optimeser... atau akan berakhir dengan sebuah keterpurukan.... Wallahu a'lam...
Ane hanya merasa heran... Ketika adanya tim-tim yang bermunculan yang membuat bingung dan simpang siur info-info yang beredar... Apalah itu namanya... mulai dari TI, PKK, dll... dan terakhir... PAKBOLI... (hehee... jadi inget lagunya Sule.... bola boli.... :p) ane gak kenal mereka semua.... dan tak mau tau siapa mereka.... Satu sama lain merasa lebih valid dari yang lain... sementara... tak ada satupun solusi sampai saat ini walau katanya telah masuk ke ranah hukum dan politik... dan tengah ditangani oleh salah seorang wakli ketua DPD RI.
Ibarat pepatah.... ane dah terlanjur basah... ketika ane menyatakan keoptimisan... koq bisa.? Banyak pertanyaan... apa dasar keoptimisan ente?... Ane jawab, ane optimis... karena ane gak pesimis... hahahaa... masalah buat loe?? Dasar keoptimisan ane adalah karena pertama ane pengen uang ane kembali... dan segera dicairkan... walau dalam hati kecil ane.... MUNGKINKAH??? (by andre stinky... :))
Kedua, Ane gak mau menjadi seorang yang pesimis... lanjut menghujat sana sini... dengan kata-kata kotor dan membuat hati ini menjadi kotor... jadi inget apa kata Aa Gym... Teko isi kopi akan keluar kopi, dan teko isi susu akan keluar susu... begitulah hati kita juga... ketika hati kita bersih, perkataan yang keluar dari mulur kita juga insya Allah yang baik-baik... tetapi ketika hati kita kotor, maka yang keluar kata-kata kotor dan kebun binatang... Padahal dengan hujatan dan menebarkan aib... pun tak dapat mengatasi masalah kita...
Ketiga, Rezeki datangnya hanya dari Allah... bukan dari MSS dan timnya... kalaupun bisa cair.... mereka hanyalah perantara rezeki yang dititipkan Allah kepada kita... Jadi serahkan semuanya hanya kepada Allah....
Setiap orang pasti mendambakan rezeki yang halal, baik, berkah, dan
melimpah. Tentu, dengan rezeki tersebut seseorang dapat memenuhi kebutuhan
hidupnya. Dan untuk mendapatkannya, selain dengan bekerja keras secara ikhlas,
tuntas dan cerdas, seseorang harus mengetahui amalan-amalan apa saja yang dapat
memperlancar turunnya rezeki.
Pertama, bertaubat dan
memperbanyak istighfar. Allah Swt. berfirman,“Maka aku katakan kepada
mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha
Pengampun-,niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan
membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan
mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh:10 –
12). Dengan dalil ini, Imam Hasan Al-Bashri selalu menganjurkan kepada orang
yang datang kepadanya karen masalah kekeringan, kemiskinan, kemandulan,
paceklik dan lain sebagainya untuk selalu membaca istighfar.
Rasulullah Saw. juga bersabda, “Barangsiapa yang sering
membaca istighfar, niscaya Allah akan menghilangkan segala kegundahan dan kesusahannya,
serta dikaruniakan kepada rezeki yang tidak diduganya.”(HR. Abu Daud dan
Ibnu Majah)
Ibrahim al-Khawwash rahimahullah berkata, “Hakekat
kesabaran itu adalah teguh di atas al-Kitab dan as-Sunnah.” (al-Minhaj
Syarh Shahih Muslim [3/7]). Ibnu Atha’ rahimahullah berkata,“Sabar
adalah menyikapi musibah dengan adab/cara yang baik.” (al-Minhaj
Syarh Shahih Muslim[3/7]). Abu Ali Ad-Daqqaq rahimahullah berkata, “Hakekat
dari sabar yaitu tidak memprotes sesuatu yang sudah ditetapkan dalam takdir.
Adapun menampakkan musibah yang menimpa selama bukan untuk berkeluh-kesah
-kepada makhluk- maka hal itu tidak meniadakan kesabaran.” (al-Minhaj
Syarh Shahih Muslim [3/7])
Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan
al-Fauzan hafizhahullah menjelaskan, “Sabar secara
bahasa artinya adalah menahan diri. Allah ta’ala berfirman kepada nabi-Nya
(yang artinya), ‘Sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang berdoa kepada Rabb
mereka’. Maksudnya adalah tahanlah dirimu untuk tetap bersama mereka. Adapun di
dalam istilah syari’at, sabar adalah: menahan diri di atas ketaatan kepada
Allah subhanahu wa ta’ala dan untuk meninggalkan kedurhakaan/kemaksiatan
kepada-Nya. …” (I’anat al-Mustafid bi Syarhi Kitab at-Tauhid [3/134]
software Maktabah asy-Syamilah)
Langganan:
Postingan (Atom)




- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact